Ayam Arab merupakan salah satu ayam buras yang sudah beradaptasi di Indonesia dan mampu bereproduksi dengan kandungan pakan bernutrisi rendah. Pertama kali masuk di Indonesia pada tahun 90-an. Ayam ini memiliki adaptasi yang sangat baik dengan kondisi lingkungan dan iklim tropis Indonesia. Ayam arab memiliki ciri fisik, berwarna lurik hitam putih atau coklat, badannya berbulu tebal dan memiliki jengger tunggal bergerigi. Produksi telur ayam arab setara dengan produksi telur ayam Leghorn mencapai 80-90% dari total populasi.

Saat ini jenis ayam arab yang ada di masyarakat ada dua jenis yaitu ayam Arab putih (Silver) dan merah (Gold). Ayam Arab Silver mempunyai ciri-ciri warna bulu putih bertotol-totol hitam, dan di bagian kaki terdapat pigmen berwarna hitam, sedangkan ayam Arab Gold mempunyai ciri-ciri warna bulu merah keemasan dan bertotol-totol hitam di bagian sayap.
Ayam arab di Indonesia memiliki dua varian warna, yaitu silver (braekel kriel silver) dan golden (braekel kriel gold). Di antara keduanya ayam arab silver lebih banyak untuk budidaya. Ayam Arab pada umumnya memiliki keunggulan yaitu tahan penyakit, konsumsi pakan rendah, mudah pemeliharaannya dan mampu bertelur sepanjang tahun.
BACA JUGA : AYAM ARAB JAWARA PETELUR
Telur Ayam Arab
Salah satu jenis telur ayam lokal yang banyak beredar di pasar adalah telur dari ayam arab. Telurnya mempunyai bentuk dan warna kerabang serta kualitas isi yang mempunyai kemiripan dengan telur ayam kampung. Beredarnya telur ayam Arab mampu menutupi kekurangan persediaan telur ayam kampung lokal. Sampai ada usaha membuat telur ayam arab malah dijual menjadi telur ayam kampung. Hal ini dikarenakan kemiripan bentuk dan warna dari telur ayam arab yang hampir sama dengan telur ayam kampung dan di saat yang sama Harga telur kampung jauh lebih mahal.

Perbedaan Karakteristik dan Kandungan Telur 2 Jenis Ayam Arab
Telur ayam arab merupakan salah satu jenis telur ayam lokal yang banyak beredar di masyarakat. Telur ayam arab mempunyai bentuk, warna kerabang, dan kandungan yang mirip dengan telur ayam kampung. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan kuantitas telur ayam arab yang terdiri dari bobot telur, jumlah telur, dan indeks telur terdapat sedikit perbedaan antara telur ayam arab silver dan gold seperti pada tabel di bawah ini.
Rataan kuantitas telur (bobot telur, jumlah telur, indeks telur) ayam arab silver dan gold
| Ayam Arab | ||
|---|---|---|
| Variabel | Silver (Rataan) |
Gold (Rataan) |
| Bobot telur (g) | 42.75 ± 2.22 | 46.81 ± 2.22 |
| Jumlah telur (butir) | 28.63 ± 0.76 | 28.73 ± 0.64 |
| Indeks telur (%) | 0.74 ± 0.3 | 0.74 ± 0.3 |
Berdasarkan tabel di atas telur ayam arab hanya memiliki perbedaan sedikit antara kedua jenisnya.
Telur ayam arab tidak memiliki perbedaan warna antara kedua jenisnya. Warna kuning telur dipengaruhi kandungan zat xanthophyl dalam pakan seperti jagung. Bahan pewarna kuning telur xanthophyl yaitu suatu pigmen karoten dari pakan yang dimakan ayam. Pigmen tersebut ditransfer ke dalam aliran darah dan kuning telur.

Selanjutnya kandungan lemak pada telur ayam arab yaitu sekitar 33% (. Faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya kandungan lemak dalam kuning telur bisa berasal dari pakan, lingkungan dan umur ayam. Kuning telur lebih banyak mengandung lemak dibandingkan dengan putih telur karena deposit lemak terbanyak berada di dalam kuning telur. Adapun kadar protein pada telur ayam arab sekitar 18.7% .
Nilai haugh unit telur ayam arab berkisar antara 87-99. Nilai haugh unit merupakan nilai yang mencerminkan keadaan albumin telur yang berguna untuk menentukan kualitas telur yaitu korelasi antara bobot telur dan tinggi putih telur. Indeks kuning telur yang dimiliki oleh telur ayam arab yaitu 0.43-0.46.
Nilai haugh unit dan nilai indeks kuning telur merupakan parameter intrinsik kualitas telur dimana semakin tinggi nilainya menunjukkan kualitas yang semakin bagus
Perbedaaan telur ayam arab dan ayam kampung

Meski keduanya sulit dibedakan, namun. Berikut merupakan perbedaan dan persamaan karakteristik antara telur ayam arab dan telur ayam kampung.
Karakteristik Fisik telur
- Bobot telur . Bobot telur merupakan berat yang dimiliki oleh sebutir telur. MeBobot telur dipengaruhi oleh faktor genetik, umur induk, suhu lingkungan dan ransum.
- Ayam arab memiliki kisaran bobot antara 31-52gr
- Ayam kampung memiliki kisaran bobot antara 35-40gr
2. Bobot kuning telur
- Rata-rata bobot kuning telur ayam kampung 14,84 g
- Rata-rata bobot kuning telur ayam arab 15,62 g
3. Warna kerabang
- Warna kerabang telur ayam kampung sebagian besar berwarna putih atau kecoklatan
- Ayam arab juga berwarna putih atau kecoklatan
4. Indeks telur
Indeks telur yang baik berkisar 70%-79%. Kisaran indeks telur yang normal adalah 70%-74%. Telur yang baik berbentuk oval dan idealnya mempunyai Shape Index (SI) antara 72-76. Bentuk telur secara umum disebabkan oleh faktor genetis. Setiap induk bertelur berurutan dengan bentuk yang sama, yaitu bulat, panjang, atau lonjong.
- Indeks telur ayam kampung 77,20 %
- Rata-rata indeks ayam arab 76,18 %
Data tersebut menyebutkan bahwa telur ayam kampung memiliki indeks yang lebih tinggi, namun perbedaan keduanya tida lebih dari 0,5%. Berdasarkan data karakteristik tersebut, fisik telur ayam kampung dan ayam arab tidak berbeda nyata.
2.Kandungan nutrisi
Telur secara umum mengandung zat-zat nutrien seperti air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Masyarakat banyak yang memilih telur ayam kampung karena yakin bahwa bahwa kandungan vitamin E di dalamnya lebih banyak dua kali lipat dari telur ayam ras, kandungan lemak omega-3 2,5 kali lebih banyak daripada telur ayam ras.
Omega 3 adalah asam linoleat yang berfungsi untuk pembentukan spingomielin dan komponen struktural sel saraf (mielin). Omega 3 mempengaruhi kinerja perkembangan otak, pada nutrisi yang penting untuk pertumbuhan otak dan mata anak-anak.
Perbedaan nutrisi antara telur ayam kampung dan telur ayam arab
| Komponen | Ayam Kampung | Ayam Arab |
|---|---|---|
| Kadar air | 74% | 72,9% |
| Kadar abu | – | – |
| Protein | 12,8% | 12,7% |
| Lemak | 11,5% | 9,2% |
| Karbohidrat | 11,5% | 3,7% |
| Mineral | – | – |
Bagian telur ayam yang banyak mengandung vitamin adalah kuning telur. Sebutir telur ayam mengandung 12% vitamin A, 6% vitamin D, 9% riboflavin dan 8% asam pantontenat. Telur ayam juga mengandung zat-zat mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, natrium, khlor, ferrum, yodium, zinkum, kobalt, kuprum, dan mangan.
Kandungan mineral dalam kuning telur sangat rendah, dan fosfor merupakan mineral paling banyak terdapat dalam kuning telur. Berdasarkan perbandingan data tersebut kandungan protein pada kedua telur ayam tidak berbeda nyata. Sedangkan pada kandungan karbohidrat sangat berbeda dan lebih tinggi ayam kampung.
Kesimpulan
Berdasarkan data fisik dari telur ayam arab dan ayam kampung, begitu juga dengan kandungan nutrisi membuat kita harus mempertanyakan kembali. Apakah layak telur kampung mendapatkan harga lebih mahal ? Kondisi saat ini, banyak pula yang memanfaatkan situasi dengan mengubah packing telur ayam arab menjadi telur ayam kampung, hanya karena harga telur ayam kampung yang lebih mahal.
