Ayam Arab merupakan salah satu ayam tipe petelur unggul. Selain itu, ayam Arab juga sering dimanfaatkan sebagai ayam hias karena memiliki warna bulu yang unik. Ayam Arab berasal dari keturunan ayam Brakel Kriel-Silver dari Belgia. Meski demikian, ada kemungkinan ayam Brakel ini sudah mengalami persilangan dengan dengan ayam lokal yang akhirnya menjadi ayam arab.
Di Eropa, ayam ini sudah dikenal sejak abad ke-17 M, dimana ayam ini dikenal dengan nama latin Gallus turcicus atau Ayam turki yang menandakan asal ras ayam ini kemungkinan dari wilayah Anatolia.
Ayam Arab di Indonesia
Penyebutan nama ayam arab sendiri menurut rumor karena awal masuk ke Indonesia lewat orang-orang yang pulang dari menunaikan ibadah haji. Hal itulah yang membuat ayam ini dikenal dengan sebutan ayam Arab.
Pengembangan ayam arab pertama kali di Indonesia pada tahun 90-an. Ayam ini memiliki adaptasi yang sangat baik dengan kondisi lingkungan dan iklim tropis Indonesia. Ayam arab memiliki ciri fisik, berwarna lurik hitam putih atau coklat, badannya berbulu tebal dan memiliki jengger tunggal bergerigi. Produksi telur ayam arab setara dengan produksi telur ayam Leghorn mencapai 80-90% dari total populasi.

Jagonya Telur
Jika ayam ras pedaging memiliki produktivitas daging, maka ayam buras jenis ayam arab memiliki produktivitas telur yang cukup tinggi. Ayam arab memiliki produksi telur yang tinggi, mencapai 250-260 butir per tahun dengan berat 40-45 gram. Bahkan pada puncak produksi dengan mengintensifkan bisa mencapai 80 Persen.
Volume telur kuning lebih besar, mencapai 53,2 persen dari total berat telur. Warna kerabang bervariasi, putih, kekuningan, dan coklat. Meski warna kulitnya bagus tapi dagingnya kurang disukai masyarakat.

Ayam arab mudah dikenali dari bulunya, seluruh leher mengkilap putih, bulu punggung putih berbintik hitam, bulu sayap hitam bergaris putih, dan bulu hitam berkulit tinggi bercampur putih. Jenggernya bentuk kecil berwarna merah muda dan mata hitam dengan lingkar warna kuning.
Egg Yolk Color Chart
Egg Yolk Color Chart terdiri dari 15 bagan warna yang mewakili berbagai warna kuning telur. Alat ini sangat mudah digunakan, hanya dengan membandingkan warna sampel kuning telur dengan warna yang ditunjukkan pada chart. Ini akan memberikan Anda informasi yang akurat tentang warna kuning dan membantu Anda untuk menentukan kualitas telur yang Anda miliki. Alat ini ringan dan mudah dibawa kemana saja, sehingga sangat cocok untuk digunakan di peternak unggas petelur.
Ciri lain ayam arab adalah pejantannya pada umur 1 minggu sudah tumbuh jengger. Tinggi ayam arab dewasa mencapai 35 cm dengan berat 1,5-2 kg. Kepalanya memiliki jengger gerak tunggal dan bergerigi. Suara kokok jantan sangat nyaring.
Ayam arab betina dewasa tingginya mencapai 25 cm dengan berat 1,0-1,5 kg, berbulu tebal, berjengger dan bergerigi. Selama masa produksi antara 6 bulan hingga 1,5 tahun, ayam arab betina terus-menerus bertelur, rata-rata setiap hari menghasilkan telur. Ayam betina induk tidak memiliki sifat mengeram.
Karakteristik Ayam Arab
- Produksi telur ayam Arab mencapai 160-250 butir/tahun.
- Pertama bertelur pada umur 23 minggu.
- Masa produktif sampai 2 tahun.
- Berat telur sekitar 40 gram.
- Warna kerabang sangat bervariasi yakni putih dan kecoklatan.
- Warna kulit yang kehitaman dengan daging yang lebih tipis dibanding ayam kampung, sehingga jarang dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.
- Bulu ayam Arab pada sepanjang leher berwarna putih mengkilap.
- Bulu punggung berwarna putih berbintik hitam.
- Bulu sayap berwarna hitam bergaris putih.
- Bulu ekor dominan hitam bercampur putih.
- Jengger ayam Arab berbentuk kecil berwarna merah muda.
- Mata hitam yang dilingkari warna kuning.
Jenis Ayam Arab
Berdasarkan warna bulunya, ayam Arab dibagi menjadi 2 jenis yaitu ayam Arab silver dan ayam Arab Golden.
a. Ayam Arab Silver

- Warna bulu dominan putih dengan kombinasi hitam di bagian sayap dan ekor.
- Pejantan ayam Arab pada umur 1 minggu sudah tumbuh jengger.
- Paruh dan kaki berwarna kekuningan terkadang kehitaman gelap.
- Bobot dewasa jantan 1,5 -1,7 Kg, sedangkan betina 1,2-1,4 Kg.
- Produksi telur sekitar 230 butir per tahun.
b. Ayam Arab Golden

- Warna bulu merah kekuningan atau coklat dan hitam.
- Paruh dan kaki berwarna kekuningan terkadang kehitaman.
- Menghasilkan telur mencapai 187 butir per tahun.
- Bobot dewasa jantan 1,8 Kg, sedangkan betina 1,3 Kg.
Keunggulan ayam arab
- Harga DOC tinggi dibandingkan ayam kampung biasa.
- Berat telur 40-45 gram.
- Warna kerabang telur putih.
- Harga induk tinggi.
- Masuk ayam tipe kecil. Konsumsi pakan relatif lebih sedikit.
- Libido seksualitas jantan lebih tinggi, mudah dikawinkan, dalam 15 menit bisa tiga kali kawin.
- Bisa untuk perbaikan ayam buras dan waktu bertelur panjang.
Kekurangan ayam arab
Meski memiliki sejumlah kelebihan, berikut adalah kemungkinan “kelemahan” jika Anda ingin memutuskan untuk beternak ayam arab.
- Warna kulit dan daging hitam Harga afkirnya kurang bagus.
- Sifat mengeramnya tidak ada, jadi harus ditetaskan di mesin tetas atau menggunakan ayam lain.
- Harus dipelihara secara intensif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Melihat kekurangannya, seperti sifat pengeraman, intensifikasi sepertinya bukan masalah, karena itu adalah keharusan dalam beternak ayam petelur. Untuk harga ayam afkir, peternak mungkin jangan terlalu berharap. Toh sudah diimbangi dengan hasil telur yang lebih banyak.


